Orang Minangel Gemar Goyang Samba

Orang Minangel Gemar Goyang Samba

Samba, atau tari samba, merupakan tari khas yang berasal dari Brazil.  Tari Samba merupakan salah satu tarian yang berasal dari Afrika yang kemudian dibawa ke negara Brazil oleh para budak Afrika. Di Brazil tari Samba kemudian berkembang sebagai tarian rakyat.

Dan sejak tahun 1935 tarian Samba selalu ditampilkan pada karnaval Brasil yang diadakan setiap tahunnyadi Rio de Jeneiro.

Namun lain samba yang berasal dari Brazil, lain juga dengan samba yang berasal dari ranah Minangel. Samba yang mana lagikah ini?

Samba, di dalam bahasa Minangel, sebenarnya peminangan dari bahasa Indonesia / Melayu, yaitu /sambal/. Karena di dalam bahasa Minang akhiran /al/ dan /ar/ dibaca /a/, maka kata sambal di dalam bahasa Minangel dibaca menjadi /samba/.

Dan sebenarnya, apakah arti kata samba itu sendiri? Tentunya, pastilah artinya sama dengan kata sambal di dalam bahasa Indonesia, bukan?

Ternyata tidak demikian. Sambal di dalam bahasa Indonesia, berarti ‘adonan cabe giling lengkap dengan bawang merah’ (dan mungkin juga dengan bawang putih), mungkin juga ditambah tomat, daun jeruk dan lain lain. Dan sambal ini biasanya dinikmati untuk memperpedas hidangan, misalnya untuk makan pangsit, bakso, soto, mie rebus dan lain lain. Singkatnya, sambal artinya adalah ‘cabe’ saja.

Sementara di dalam bahasa Minang, samba berarti ‘lauk-pauk’, alias teman makan nasi. Itulah sebabnya, di dalam bahasa Minangel, ada kata samba ikan, samba randang, samba kangkuang, samba baluik, samba talua, samba jangek, dan terakhir, samba lado.

Kalau diartikan:

Samba ikan, artinya adalah lauk ikan untuk teman makan nasi.

Samba randang, artinya adalah lauk rendang untuk teman makan nasi.

Samba kangkuang, artinya adalah lauk sayur kangkung untuk teman makan nasi.

Samba baluik, artinya adalah lauk belut untuk teman makan nasi.

Samba talua, artinya adalah lauk telur untuk teman makan nasi.

Samba jangek, artinya adalah lauk kikil (kulit jangat) untuk teman makan nasi.

Dan terakhir, samba lado, artinya adalah lauk adonan cabe giling untuk teman makan nasi.

Pertanyaan kemudian adalah, mengapa bisa berbeda arti antara samba di dalam bahasa Minangel dengan sambal di dalam bahasa Indonesia? Bukankah seharusnya sama, karena memang merupakan satu kata yang sama, yang berbeda hanya pengucapannya saja?

Yeah, sebenarnya pendefinisian kata sambal di dalam bahasa Indonesia itu adalah salah, dan salah kaprah. Sebenarnyalah, arti sambal itu adalah sebagaimana arti samba di dalam bahasa Minangel, yaitu lauk pauk alias teman makan nasi, seperti ikan goreng, sayur mayur, tempe, tahu, gulai daging dan lain lain.

Coba perhatikan. Di dalam bahasa Indonesia juga ada istilah ‘sambal cabe’ (atau sambEl cabe). Kalau sambal diartikan sebagai adonan cabe giling, kemudian ditambah dengan frase ‘cabe’, maka bukankah arti keseluruhannya menjadi ‘adonan cabe giling cabe’, atau lebih tepatnya lagi: ‘cabe cabe’? Dengan demikian, istilah ‘sambel cabe’ merupakan ‘bukti arkeologis’ yang menunjukkan bahwa kata sambel tidak dapat berarti cabe (giling).

Oleh karena itu arti yang benar dari kata sambal atau sambel di dalam bahasa Indonesia atau Melayu, adalah lauk pauk juga sebagai teman makan nasi, sebagaimana halnya di dalam bahasa Minangel. Jadinya, orang Indonesia atau Melayu harus mengatakan, sambal ayam, sambal telur, sambal daging, sambal tahu goreng dst. Kemudian dilanjutkan dengan, sambal cabe. Jadi, sambal cabe di sini artinya adalah, lauk teman makan nasi yang berupa adonan cabe giling tersebut.

Kesimpulannya adalah, penggunaan yang (masih) benar dan tepat dari kata sambal terdapat di dalam bahasa Minangel.

Jadi, ‘sambal’ itu artinya identik dengan ‘lauk-pauk’, bukan cabe. Hanya saja, saya pribadi tidak mengetahui, kata ‘lauk-pauk’ itu berasal dari mana.

2 thoughts on “Orang Minangel Gemar Goyang Samba

  1. – – – – – – – – DELETED BY ADMIN – – – – – – – –

    nb. kata2 kasar yg tidak mendasar sama sekali.

    isi teks dari komen hanyalah pengulangan (copy-pase) dari apa yg telah disampaikan pada thread https://minangel.wordpress.com/2013/05/28/borobudur-adalah-warisan-minangkabau/ — yg mana itu pun penuh dg kata2 kasar dan sumpah serapah.

    karena teks ini hanya berupa pengulangan (itu pun sangat panjang – 23 halaman di ms-word) maka saya menganggap komen ini hanyalah TEBARAN SAMPAH dari orang stress ….. yg ditebarkan di pekarangan orang – perbuatan yg sangat tidak terpuji, tentunya.

    mohon maaf atas deletion ini.

  2. putra sumsel says:
    Your comment is awaiting moderation.
    February 13, 2014 at 11:19 am

    kamu nulis wiki itu gal lengkap bodoh tau semua orang klik di google ini yang lengkap

    Kerajaan Melayu
    Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
    Peta Ranah Melayu purba, berdasarkan teori yang diterima umum, pusat Kerajaan Malayu dikaitkan dengan situs Muaro Jambi, muara sungai Batanghari, Jambi, Sumatera. Tetapi berbagai negeri (kadatuan) Melayu lainnya pun bersemi sebelum ditaklukan Sriwijaya pada akhir abad ke-7 Masehi, seperti Kerajaan Langkasuka, Pan Pan dan Panai.

    Kerajaan Melayu atau dalam bahasa Tionghoa ditulis Ma-La-Yu (末羅瑜國) merupakan sebuah nama kerajaan yang berada di Pulau Sumatera. Dari bukti dan keterangan yang disimpulkan dari prasasti dan berita dari Cina, keberadaan kerajaan yang mengalami naik turun ini dapat di diketahui dimulai pada abad ke-7 yang berpusat di Minanga, pada abad ke-13 yang berpusat di Dharmasraya dan diawal abad ke 15 berpusat di Suruaso[1] atau Pagaruyung[2].

    Kerajaan ini berada di pulau Swarnadwipa atau Swarnabumi (Thai:Sovannophum) yang oleh para pendatang disebut sebagai pulau emas yang memiliki tambang emas, dan pada awalnya mempunyai kemampuan dalam mengontrol perdagangan di Selat Melaka sebelum direbut oleh Kerajaan Sriwijaya (Thai:Sevichai) pada tahun 682[3].

    PADANG BANCI KONTOL AJA YANG KAMU BESARIN PENGECUT CURANG PENYEBAR OPINI SESAT BISANYA CUMAN NGAPUS AJA. CETEK KECIL KAMU PADANG

    //////////////////////////

    Minangel ~ bagian yg saya potong, ITU TIDAK PENTING DAN TIDAK RELEVAN.

    tapi biar bagaimana pun, sejarah memang menjelaskan bhw minanga (dllllll) menjadi taklukan sriwijaya. itu memang saya akui, gila saya kalo tidak mengakui ……

    tapi masalahnya adalah, sriwijiaya itu kk siapa???? sriwijaya itu kerajaan milik minangkabau, bukan????

    mengaoa hal beginian saja @putrasumsel tidak dapat memahami???? hahahahaha ….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s