Merokok Berasal Dari Bahasa Minangel

merokok-adl-kupu2

logominangelMerokok di dalam kehidupan ini merupakan keasyikan tersendiri, khususnya kaum Adam. Merokok pasti melibatkan sebatang rokok yang disulut api sehingga ujungnya membara. Dengan api ini, serpihan daun tembakau kering terbakar dan mengeluarkan asap dan aroma. Asap dan aroma inilah yang dihirup oleh sang perokok. Pun dengan menghirup, makin membara-lah ujung rokok tersebut. Begitulah seterusnya sehingga rokok tersebut habis tinggal puntungnya saja.

Ada yang bilang, bukan laki-laki namanya kalau tidak merokok. Dan merokok itu membuat fikiran jadi tenang, perilaku pun juga jadi tenang, itu kata perokok sendiri. Namun lain halnya dengan Dunia medis. Seluruh ahli kesehatan menganjurkan untuk membuang istilah merokok ini dengan seluruh aktivitasnya, karena merokok itu berbahaya buat kesehatan. Yang jelas toh tidak ada manusia yang meninggal karena tidak merokok. Kalau tidak merokok tidak membuat meninggal maka buat apa merokok, sementara kita tahu bahwa merokok itu membahayakan kesehatan?

Sebenarnya, apakah arti merokok itu? Ya tentu saja merokok itu artinya adalah menghisap sebatang rokok yang rokoknya itu disulut api di satu ujungnya sehingga membara. Itulah merokok.

Memang benar, itulah definisi merokok. Namun darimanakah asalkata merokok itu, dan apakah arti merokok itu dari bahasa asalnya? Ini yang unik.

Merokok itu berasal dari bahasa Minangel (Minangkabau). Dan tidak ada satu bahasa lain pun selain bahasa Minangel yang merupakan asalkata dari merokok ini.

Merokok berasal dari bahasa Minangel, namun kala itu arti dari merokok di dalam bahasa Minangel bukanlah seperti pada definisi merokok dewasa ini. Jadi apakah arti merokok di dalam bahasa Minangel?

Perhatian kita arahkan kepada seekor ayam betina yang sedang duduk jongkok sendirian di tempat yang tersembunyi, atau katakanlah di dalam sarangnya. Si ayam betina ini berbuat demikian di dalam rangka untuk bertelur dan kemudian mengerami telur-telurnya supaya menetas. Pada masa itu, si ayam betina tidak mempunyai kegiatan lain selain duduk berdiam diri seperti bertapa, jauh dari keramaian, dan pun tidak mau diganggu. Si ayam betina ini akan keluar dari sarangnya hanya kalau ingin makan saja. Kalau sudah kenyang maka si betina ini akan kembali ke tempat duduknya bersunyi diri untuk bertelur atau mengerami telur-telurnya.

Apakah istilah orang Minangel untuk menyebut kegiatan si ayam betina yang unik ini? Ya, orang Minangel mengistilahkannya dengan ‘marokok’,  atau kalau di-indonesia-kan: ‘merokok’. Seperti ungkapan mereka: “si ayam kini sadang marokok di kandangnyo. Jan-lah diganggu”. Artinya: si ayam sekarang sedang bertelur (atau mengerami telurnya), janganlah diganggu”. Itulah artinya.

Jadi, di dalam bahasa Minangel, merokok itu mempunyai dua arti: ayam yang sedang bertelur dan sedang mengerami telur, karena keduanya masih satu paket. Namun mengapa merokok di dalam bahasa Indonesia artinya adalah menghisap rokok yang ujungnya disulut api sehingga membara?

Begini ceritanya. Ketika si ayam betina sedang berketurunan, perilakunya itu adalah:

  • Duduk alias jongkok.
  • Bengong seperti orang melamun.
  • Bersunyi, jauh dari pandangan orang lain.
  • Tidak ada hal lain yang dikerjakan, kecuali bertelur itu.

Nah tampaknya pemandangan seperti itulah yang ditampakkan ketika seseorang sedang merokok, yaitu:

  • Duduk alias jongkok.
  • Bengong seperti orang melamun.
  • Bersunyi, jauh dari pandangan orang lain.
  • Tidak ada hal lain yang dikerjakan, kecuali merokok itu.

Dengan kata lain, orang Minangel ketika melihat seseorang pria sedang menikmati cacahan tembakaunya, tampak seperti si ayam betina yang sedang berketurunan itu, yaitu duduk menyendiri, kemudian bengong, dan tidak ada hal lain yang diperbuatnya selain menikmati cacahan tembakau itu. Haaaa!

Macam-macam saja kelakuan orang Minangel ini, masak orang yang sedang merokok dianalogikan dengan seekor ayam betina yang sedang berketurunan? Orang Minangel menggeser arti dan istilah merokok ini, dari perilaku dan agenda ayam betina, digeser untuk dijadikan istilah orang yang sedang menikmati cacahan tembakau. Bagaimana ini?

Wallahu alam bishawab.

3 thoughts on “Merokok Berasal Dari Bahasa Minangel

  1. – – – – – – – – DELETED BY ADMIN – – – – – – – –

    nb. kata2 kasar yg tidak mendasar sama sekali.

    mohon maaf atas deletion ini.

  2. Merokok bukan berasal dari daerah minangel.
    Merokok kata dasarnya rokok.
    Dahulu sebelum Indonesia merdeka di Jawa ada pabrik pembuatan Sigaret kepunyaan Belanda. Sebelum mengenal rokok mereka meyebutnya sigaret. Pabrik itu memberi merk (cap) sigaret dengan nama ROKO PRIJAJI yang dalam bahasa jawa berarti kakang Priyayi(kakak laki-laki Priyayi). Pada bungkus itu memang ada gambar seorang laki-laki yang mengenakan baju kebangsaan adat jawa yang sedang merokok. Pada bungkus itu pula ada tulisan besar berbunyi ROKO PRIJAJI. Dan merk ROKO PRIJAJI menjadi semakin terkenal sampai seluruh jawa dan kepulauan lain. akhirnya ROKO menjadi sebutan untuk sigaret itu. Dan entah kenapa sampai sekarang berubah menjadi ROKOK bukan Roko. Mungkin karena mulut ke mulut sehingga ada penambahan huruf K di akhir kata ROKO. Begitulah kira kira.
    gambar ada di https://trilsky.files.wordpress.com/2008/07/poster-for-ciarettes-1908.jpg

    Tanggapan – terima kasih atas tanggapannya.

  3. Pada intinya… mau istilah MEROKOK ini muasalnya ada bermacam versi, kita tetap saling menghargai dan jgn saling rusuh. Yang pasti tradisi lama indonesia ini hrs dijaga (klw di lestarikan..?, kita serahin pd pro / kontra msyrkt). JANGAN TERPENGARUH PROPAGANDA ASING (Muaranya yahudi), tembakau dan cengkeh hilang… keluar produk sintetisnya yg disusupi bibit penyakit, yg akhirnya kita hrs beli ke mereka.. sedangkan bibit cengkeh& tembakau tadi, hanya mrk yg punya. Ingat sejarah… negara kita dahulu dijajah krn hasil bumi dan rempah2 nya, tak terkecuali CENGKEH DAN TEMBAKAU… yg kualitas dan nikmat nya No.1 di dunia… salam… putra bangsa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s