Minangkabau Dalam Pandangan Raffles

minangel-raffles

Pandangan mengenai Bangsa Melayu, dikemukakan oleh Thomas Stamford Raffles yang karyanya hingga sekarang memiliki pengaruh signifikan di antara para penutur bahasa Inggris. Raffles mungkin orang paling penting yang mempromosikan ide mengenai Bangsa Melayu, yang tidak terbatas hanya pada kelompok etnis Melayu saja. Menurutnya Bangsa Melayu juga merangkul sebagian besar rakyat di kepulauan Asia Tenggara. Raffles membentuk visi Melayu sebagai “bangsa”, sejalan dengan pandangan gerakan Romantik Inggris pada waktu itu. Setelah ekspedisinya ke pedalaman Minangkabau, tempat kedudukan Kerajaan Pagaruyung, ia menyatakan bahwa Minangkabau adalah sumber kekuatan dan asal bangsa Melayu, yang kemudian penduduknya tersebar luas di Kepulauan Timur. Dalam tulisannya kemudian ia mengkategorikan Melayu dari sebuah etnis menjadi bangsa.[10]

Note: 10 – Reid, Anthony (2001). “Understanding Melayu (Malay) as a Source of Diverse Modern Identities”. Journal of Southeast Asian Studies 32 (3): 295–313. doi:10.1017/S0022463401000157.

Sumber – http://id.wikipedia.org/wiki/Bangsa_Melayu

logominangelMinangel ~ tidaklah terlalu berlebihan kalau kita seluruh warga Minangkabau bangga dan berbesar hati dengan apa yang dinyatakan oleh  Raffles di atas, yaitu bahwa suku Minangkabau merupakan sumber kekuatan dan asal bangsa Melayu.

Kita melihat bahwa Thomas Stamford Raffles pada saatnya kala itu sudah melihat banyak rumpun yang hidup di pulau Sumatera, ada Aceh, Bengkulu, Jambi, Palembang, Batak, dan lain-lain. Dan di dalam pengamatannya, jelas sekali bahwa ternyata hanya rumpun Minangkabau lah yang merupakan asal-muasal seluruh rumpun Melayu dan sekaligus merupakan sumber kekuatan rumpun Melayu ini.

Sebenarnya hal ini dapat dirunut kepada sejarah, di mana Dapunta Hyang yang merupakan pendiri Imperium Sriwijaya adalah putra Minangkabau karena pada prasasti Kedukan Bukit dijelaskan bahwa Dapunta Hyang ini berangkat atau berlepas dari Negeri yang disebut Minanga. Dipastikan bahwa Minanga ini terletak di tengah Sumatera kala itu, dan tengah Sumatera tidak lain merupakan lebensraum-nya rumpun Minangkabau.

Kemudian, Sang Sapurba yang merupakan Raja terakhir dari Kedatuan Sriwijaya, pada Tahun 1000an Masehi berpulang ke Ranah Minang yaitu Pariangan, yang mana itu membuktikan bahwa Sang Sapurba berkampung halaman di Minangkabau. Inilah sebab mengapa seluruh bangsa Melayu berakar dari rumpun Minangkabau, tepat seperti apa yang dikatakan oleh Thomas Stamford Raffles.

Setidaknya, yang pasti Thomas Stamford Raffles telah menyatakan bahwa Minangkabau lah asal muasal seluruh bangsa Melayu, dan tampaknya hal itu semakin hari semakin tampak akan kebenarannya.

Wallahu alam bishawab.

2 thoughts on “Minangkabau Dalam Pandangan Raffles

  1. – – – – – – – – DELETED BY ADMIN – – – – – – – –

    nb. kata2 kasar yg tidak mendasar sama sekali.

    mohon maaf atas deletion ini.

    • Sdr minangel,.’-ada yang lebih hebat dari sekedar asal muasal rumpun melayu’,.BAHWA NABI ADAM DAN SITI HAWALAH ASAL MUASAL BANGSA BANGSA DI DUNIA,.”’.HE HE HE ,.’,.HEBATKAN mau tahu sejarahnya? Ada dalam Al’quran.coba saja baca’.–kalau tak faham’,.suruh buya menterjwmahkan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s